Siapa kata anak desa tidak mampu mencapai kejayaan yang menggocangkan dunia? Siapa kata anak desa tidak mampu menaiki kapal terbang dan bercuti di hotel yang mewah? Siapa kata?

Tiada siapa berani berkata! Dari mana kau datang tidak penting, yang penting ke mana kau akan pergi. Keadaan kemiskinan desa adalah bekalan anak desa yang paling beharga. Bila di kota, jalan raya itulah anak-anak sungai tempat dahulunya menangkap ikan. Bangunan yang tinggi itulah pohon buah-buahan yang dipanjat hingga kehujungnya di waktu kecil. Lampu-lampu signal jalan raya itulah pelita-pelita minyak tanah yang berkelip-kelip di tiup angin di halaman rumahnmu.

Anak desa pun punya hati yang besar, ingin memiliki kereta besar, ingin mempunyai rumah batu yang selesa, ingin memakai pakaian yang cantik!

Walaupun kau anak desa, kau mampu mengubah cara berfikir warga kota. Walaupun kini kau tiada beharta, kau mampu menjadi pembela desa yang kaya raya!

Di kegelapan malam bertemankan pelita minyak tanah, kau merenung jauh di muka pintu rumahmu. Bukan bulan atau bintang yang kau lihat. Kau melihat masa depanmu yang cerah, secerah tengahari yang memutih awannya.

Wahai anak desa, jadikanlah impianmu itu satu kenyataan!

“Kau harus berusaha!”